Tidak Terpengaruh Covid 19, Perusahaan di Solsel Belum Mengurangi Tenaga Kerja

295
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

ARRUSNews – Dalam masa melawan penyebaran pandemik Covid 19, belum berpengaruh signifikan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat. Faktaya, sebanyak  34 perusahaan menengah dan besar di kawasan daerah berjuluk seribu rumah gadang itu,  sejauh ini belum ada yang melakukan pengurangan tenaga kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solsel, Basrial kepada ARRUSNews (group Beritanda1.com) menyebutkan, sampai saat ini belum ada laporan pengurangan tenaga kerja dari 34 perusahaan yang ada di Solsel akibat dampak Covid-19.

“ Dan kita berharap,  itu tidak terjadi,” ucap Basrial, , Senin (6/4)..

Ia menyebutkan, ke 34 perusahaan tersebut merupakan perusahaan skala menengah dan besar, dengan jumlah tenaga kerja diatas 20 orang.

“Kita tidak rinci untuk perusahaan kecil terkait dampak dari Covid-19 ini,” lanjutnya.

Menurutnya, sektor industri di Solsel, pada umumnya bergerak di bidang perkebunan. Seperti kebun sawit dan perkebunan the. Sebagian kecil bergerak di jenis usaha pembangkit tenaga listrik.

“Untuk jumlah total tenaga kerja secara rinci, kami belum mendapatkan data yang valid. Sebab, belum ada laporan,” katanya.

Berkaitan dengan tenaga kerja, sesuai Keputusan Presiden (Kepres) nomor 4 tahun 1980, perusahaaan hanya wajib melaporkan kepemerintah tentang kebutuhan tenaga kerja.

Namun, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 13 tahun 2015, masalah tenaga kerja, daerah tidak punya wewenang dalam menentukan atau menetapkan kebutuhan tenaga kerja.

Reporter: Jefli Bridge

Facebook Comments

loading...