Tim Gabungan Dishub Sumbar Razia Kendaraan Odol di Jalan Solok-Padang

104
Tim gabungan Dishub Sumbar melakukan razia bagi semua jenis kendaraan yang menggunakan jalan Raya Solok-Padang, Rabu (18/3) di Kotobaru
Tim gabungan Dishub Sumbar melakukan razia bagi semua jenis kendaraan yang menggunakan jalan Raya Solok-Padang, Rabu (18/3) di Kotobaru

ARRUSNews – Menyikapi tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang dominan diakibatkan karena kelalaian dan kesalahan pengendara,  tim gabungan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Rabu (18/3) melakukan razia  terhadap mobil angkutan over dimensi dan over load (Odol).

Razia  yang dilakukan bersama Dishub Kabupaten Solok, Denpom,  Satlantas Polres Solok, Asuransi Jasa Raharja cabang Solok, Kejaksaan dan Pendadilan Negeri Kotobaru, berlangsung selama dua hari, rabu dan kamis, di jalan Lintas Solok-Padang  depan kantor Dishub Kab. Solok di Kotobaru.

Diawali dengan apel pasukan yang dipimpin bupati Solok diwakili staf ahli bupati Mulyadi Marcos, operasi razia gabungan yang dimulai tepat pukul 10.00 Wib, melakukan pemeriksaan terhadap semua jenis kendaraan yang melewati jalan raya padat lalu lintas tersebut.

Terkait kegiatan itu, Kepala Dishub Sumbar Heri Noviardi, SE,MM mengatakan, karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas, mendorong pihaknya razia gabungan dengan melibatkan semua unsur yang terkait dengan ketertiban berlalu lintas.

” Razia dilakukan selama dua haru, Rabu dan Kamis (18-19/3). Sebelumnya kita juga mengadakan kegiatan yang sama di Dharmasraya dan Bukittinggi,” jelasnya.

Kadishub Sumbar Heri Noviardi didampingi Kadis dan Sekretaris dinas Perhubungan Kab Solok M. Jhoni serta Aznul Hakim, pimpin tim gabungan melakukan razia bagi semua jenis kendaraan yang menggunakan jalan Raya Solok-Padang, Rabu (18/3) di Kotobaru
Kadishub Sumbar Heri Noviardi didampingi Kadis dan Sekretaris dinas Perhubungan Kab Solok M. Jhoni serta Aznul Hakim, pimpin tim gabungan melakukan razia bagi semua jenis kendaraan yang menggunakan jalan Raya Solok-Padang, Rabu (18/3) di Kotobaru

Didampingi Kadis dan Sekretaris dinas Perhubungan Kab Solok M. Jhoni serta Aznul Hakim, Kadishub Sumbar Heri Noviardi menyebutkan,  pengontrolan kendaraan melalui razia gabungan untuk lebih memastikan apakah kendaraan laik jalan.

Pihaknya bersama petugas Satlantas memeriksa kelengkapan semua jenis kendaraan, seperti buku uji, KIR, SIM, STNK bahkan kalau angkutan umum harus ada alat pemecah kaca dan sebagainya. ” Semua dilakukan untuk keselamatan semua, baik bagi pengemudi, penumpang dan pengguna jalan raya,” tutur Heri.

Terkait adanya pelanggaran, Razia Gabungan Dishub Sumbar dihadiri langsung oleh petugas dari Kejaksaan dan Pengadilan. Kalau ditemukan pelanggaran, langsung ditilang, di proses dan diadakan sidang ditempat.

” Kalau tidak dilakukan tilang ditempat, susah juga mereka, karena harus menunggu 14 hari lamanya baru disidang,” jelasnya.

Terutama terhadap truk yang melebihi kapasitas, Heri mengatakan kondisi truk harus dikembalikan seperti semula. Karena pihaknya banyak melihat, kecenderungan pengemudi menambah panjang truk agar muatan berlebih, sehingga terjadi overload, atau dikenal dengan Odol.

” Kita melakukan pengontrolan terhadap truk-truk yang melebihi dimensi, menambah tinggi badan truk, sehingga melebihi muatan. Ini yang tidak boleh. Karena kecelakaan sering terjadi akibat kelebihan kapasitas ini,” sebutnya.

Kegiatan razia gabungan ini selain dilakukan di jalan, juga diadakan di terminal. Pihaknya melakukan chek kendaraan guna untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. ” Kita berharap para pengemudi dan pemilik angkutan menyadari dan selalu mematuhi disiplin berlalu-lintas. Dengan razia ini diharap dapat mengurangi angka dan resiko kecelakaan jalab raya. Kita bertugas melakukan pengontrolan untuk kepentingan bersama,”paparnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...