Tim Gabungan Polres Solok Jaring 4 Pemuda Karena Melanggar Aturan PSBB

1493
pemuda
Sejumlah pemuda terjaring razia penerapan PSBB dan dibawa ke Mapolsek Danau Kembar untuk diberi teguran dan masker, Sabtu (16/5) malam.

ARRUSNews– Sebanyak empat orang pemuda Simpang Tanjung Nan Ampek, kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, dibawa Tim patroli gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan BPBD ke Mapolsek Danau Kembar, Sabtu (16/5) malam.

Ke empat pemuda dilakukan penertiban oleh tim Gabungan Polres Solok karena dinilai melanggar aturan penerapan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar) dalam masa pandemik Covid 19.

” Ke empat pemuda tersebut kita bawa ke Mapolsek Danau Kembar untuk diberi peringatan,” sebut Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui relis  Humas Polres Solok yang diterima, Sabtu (16/5) malam.

Menurut Kapolres Solok, pengamanan  dilakukan petugas sebagai antisipasi penyebaran Covid 19 di wilayah Hukum Polres Solok. Apalagi masih banyak ditemukan warga yang berkeliaran di luar rumah dan berkumpil di tempat fasilitas umum, sehingga perlu diberikan penyadaran.

Terhadap ke empat warga yang umumnya remaja tersebut, selesai diinterogasi, mereka membuat surat pernyataan yang isinya mengakui telah melanggar aturan PSBB dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatanya.

Kapolres Solok Azhar Nugroho menyebutkan, guna mengefektifkan pelaksanaan PSBB pada masa pandemi Covid 19, pihaknya menertiban dalam bentuk razia di wilayah Simpang Tanjung nan IV Kecamatan Danau Kembar.

Kebijakan razia dilakukan karena masih banyak ditemukan Masyarakat yang melanggar aturan PSBB, diantaranya tidak memakai masker, nongkrong nongkrong dikedai dan berkerumun atau berkeliaran dijalanan.

” Kita menyasar orang yang masih bandel terhadap aturan dan berkumpul di tempat fasilitas umum,” jelasnya.

Dalam operasi tim gabungan tersebut,  pihaknya melakukan pembubaran masyarakat yang berkumpul guna mencegah penularan Covid-19 di Wilkum Polsek danau Kembar Polres  Solok.

” Ternyata kita masih menemukan adanya kelompok  warga yang sedang berkumpul ditempat publik dan itu melanggar aturan PSBB. Kita harus memberi teguran dan membuat perjanjian,kemudian kita kasih masker” ucap Azhar Nugroho.

Reporter: Aznul Hakim

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...