Zero Corona, Kota Solok Masih Zona Hijau

204
Sepi
Kawasan Simpang Surya jalan Air Mati Kota Solok

ARRUSNews – Kota Solok masih bertahan dengan status zero Covid 19, menyusul keluarnnya hasil swab tiga  warga yang sebelumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) dinyatakan negatif Corona pada Jumat (8/5) pagi.

Dengan hasil tersebut, kota berjuluk Serambi Madinah itu masih bisa mempertahan wilayahnya sebagai zona hijau. Hal lain yang menguatkan, yakni tidak ditemukannya pasien yang positif corona bahkan tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Solok, Nurzal Gustim mengatakan, pasien di Kelurahan VI Suku tersebut negatif corona, tetapi tetap harus mengikuti isolasi mandiri.

“Pagi tadi  keluar hasilnya. Tapi tetap harus isolasi sampai selesai 14 hari,”ucapnya.

Disampaikannya, tes swab tersebut dilakukan dua kali jika yang bersangkutan (OTG) tersebut ada indikasi medis (positif), maka dilakukan te swab ulang 10 hari kemudian. Namun hasilnya negatif.

“Makanya, Dinkes lebih milih swab ketimbang rapid. Karena rapid malah tidak dianjurkan,” ujarnya.

Sebelumya empat warga Kota Solok menjadi OTG setelah diketahui dari hasil tracking, punya kontak erat dengan keluarganya yang sudah positif corona di RSUD Padang Panjang (klaster Panyalaian).

Pelacakan bermula paa seorang keluarganya tersebut bekerja sebagai tenaga medis di RSUD Padang Panjang dan pernah kontak dengan pasien dari Jakarta (positif corona) di RSUD tersebut pada 21 April. Dan pada 23-24 April si petugas medis itu pulang ke Solok tempat keluarganya. Hasil tes yang bersangkutan (tenaga medis) positif tanggal 30 April. Jadi, secara prosedurnya keluarganya yang di Keluarahan VI Suku, Kota Solok menjadi OTG sebanyak 4 orang.

Mereka diminta untuk isolasi mandiri di rumah dan dites swab. Bahkan 4 orang yang satu keluarga tersebut sempat menolak, dan setelah diberi pemahaman oleh petugas akhirnya OTG tersebut mau ikut tes swab.

Reporter: Septi

Facebook Comments

loading...