Zona Hijau Belum Aman, Zul Elfian: Seluruh ASN Wajib Berbelanja Kebutuhan Harian di Pasar Syari’ah

697
Rapat
Wali Kota Solok Zul Elfian bersama Wakil Walikota Reinier, pimpin rapat evaluasi penanganan pencegahan Covid 19 di ruang Bappeda setempat, Senin (11/5)

ARRUSNews – Wali Kota Solok Zul Elfian mengungkapkan rasa syukurnya terhadap kondisi daerah kota itu masih bertstus zona hijau karena belum ada kasus positif Covid 19.

Namun demikian, pihaknya mengaku belum aman, mengingat kondisi Sumatera Barat secara keseluruhan grafiknya masih menunjukkan kecenderungan meningkat.

“ Disaat grafik kasus Covid-19 DKI Jakarta mulai menunjukkan penurunan, malah kita di Sumatera Barat masih naik. Oleh karena itu, saya ingatkan kita semua untuk tidak menyikapi kondisi ini dengan santai, akan tetapi malah sebaliknya. Upaya-upaya kita harus semakin masif” papar Zul Elfian.

Hal itu ditenkankan ketika menghadiri rapat evaluasi penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19)  dengan Wakil Wali Kota Solok Reinier, Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Luhur Budianda SY.,M.Si, para Asisten, Staf Ahli dan Seluruh Kepala OPD di dengan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Bappeda Kota Solok. Senin (11/05).

Dikatakan Zul Elfian,  kondisi Kota Solok yang sampai saat ini masih dalam zona hijau jangan menjadikan upaya-upaya pencegahan menjadi melemah.

Bagaimanapun juga, ulas dia,  kondisi daerah saat ini tidak terlepas dari upaya yang telah dilakukan selama ini mulai dari gugus kota sampai ke tingkat kelurahan.

Kita bersama Pak Wakil Walikota, atas nama Pemerintah dan masyarakat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan oleh seluruh pihak yang tergabung dalam gugus tugas kota sampai di tingkat kelurahan.

“ Kedepan,  sampai pandemi ini berakhir, semua upaya makin kita tingkatkan” ungkap Zul Elfian.

Tidak Populer

Terkait evaluasi relokasi pedagang jalan lingkar Koto Panjang ke pasar Syariah Abdurrahman Bin Auf sebagai salah satu titik yang dikhawatirkan memiliki tingkat resiko tinggi dalam penyebaran virus, Wali Kota Solok sekaligus mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan.

Namun diingatkan,  kerja tim  tidak berhenti disitu saja. Pihaknya meminta kepada OPD terkait tetap serius menjaga agar jalan lingkar tidak balik seperti sediakala. Untuk menyemarakkan pasar Syariah, dihimbau kepada seluruh ASN Kota Solok agar berbelanja kebutuhan hariannya disana.

“Kita berterimakasih kasih sampai hari ini telah ada perwakilan OPD untuk berbelanja. Namun seterusnya, kita minta  seluruh ASN Kota Solok wajib berbelanja kebutuhan harian di pasar syariah,” tegasnya.

Sembari  tetap melengkapi segala kekurangan, bagaimanapun usaha merelokasi pedagang jalan lingkar Koto Panjang demi kebaikan pasar Solok dan demi kebaikan masyarakat.

“ Memang kebijakan tidak populer, tetapi mau tidak mau harus kita lakukan dalam menyikapi kondisi pasar di masa pandemi Ccovid-19 ini,” ungkap Wako Zul Elfian.

Senada, Wakil Wali Kota Solok Reinier juga mengharapkan seluruh OPD, baik yang tergabung langsung dalam gugus maupun yang tidak, untuk mencurahkan seluruh waktu dan pikirannya kepada upaya-upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Solok.

Untuk lanjutan relokasi pasar jalan lingkar, Wawako  mengingatkan dinas perhubungan supaya menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas, baik untuk jalan lingkar Koto Panjang maupun untuk rute ke Pasar Syariah Abdurrahman Bin Auf Terminal Bareh Solok.

“Kebijakan kita yang dipandang tidak populer dalam relokasi pedagang jalan lingkar Koto Panjang ini, memang pilihan yang mau tidak mau harus kita ambil. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini. Karena itu, sangat diperlukan keseriusan kita bersama agar kebijakan yang telah diambil ini betul-betul berjalan dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat kita,” papar Reinier.

Reporter: Rudi Horizon

Editor    : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...